TikTok Shop

Cara Jualan di TikTok Shop 2026: Panduan Lengkap untuk Pemula

Oleh Tim Panduan Jualan · Diperbarui 29 September 2026

Jualan di TikTok Shop dimulai dari satu akun penjual di Seller Center TikTok Shop by Tokopedia. Dari akun itu, produk Anda bisa dijual di TikTok Shop, Tokopedia, atau keduanya. Siapkan KTP, rekening bank atas nama sendiri, dan NIB (Nomor Induk Berusaha), karena sejak 2026 NIB wajib untuk penjual perorangan.

Bedanya dengan marketplace biasa: di TikTok, pembeli menemukan produk lewat video, siaran LIVE, dan kreator afiliasi. Panduan ini membahas syarat, langkah daftar, biaya terbaru per September 2026, dan cara mendapat penjualan pertama.

TikTok Shop dan Tokopedia sekarang satu

Sejak 31 Januari 2024, bisnis TikTok Shop Indonesia dan Tokopedia digabung di bawah PT Tokopedia, dengan TikTok sebagai pemegang saham pengendali (TikTok Newsroom, 31 Januari 2024). Pada Juni 2025, Seller Center gabungan diluncurkan, dan penjual bisa memilih berjualan di Tokopedia, TikTok Shop, atau keduanya (TikTok Newsroom, Juni 2025).

Artinya untuk Anda: satu pendaftaran, satu toko, dua tempat berjualan. Biaya dan aturan di panduan ini berlaku untuk toko TikTok Shop by Tokopedia.

Syarat daftar TikTok Shop 2026

Menurut panduan pendaftaran resmi yang diperbarui 24 September 2026, penjual perorangan harus menyiapkan (TikTok Shop by Tokopedia):

Penjual berbentuk perusahaan menyiapkan NIB perusahaan, rekening bank perusahaan, dan bisa diminta identitas direktur atau perwakilan resmi.

Soal NIB. Permendag 19/2026 berlaku sejak 8 Juni 2026 dan menggantikan Permendag 31/2023 (CNN Indonesia, 9 Juni 2026). Aturan ini mewajibkan marketplace menolak penjual yang belum punya izin berusaha, minimal NIB sektor perdagangan. Penjual yang sedang mengurus izin boleh mendaftar dengan label "Dalam Proses Legalisasi", tetapi wajib punya NIB paling lama 6 bulan sejak mendaftar. Jika tidak, transaksi di akunnya bisa dihentikan (CNBC Indonesia, 10 Juni 2026).

Nama toko maksimal 40 karakter, tidak boleh memakai merek orang lain tanpa izin, dan tidak boleh memakai kata "TikTok" atau nama marketplace lain.

Cara daftar dan mulai jualan di TikTok Shop

Nama menu bisa sedikit berbeda antar versi aplikasi, tetapi urutannya sama.

  1. Urus NIB dulu di oss.go.id jika belum punya. Untuk usaha perorangan, Anda perlu email, nomor HP, dan NIK.
  2. Daftar di Seller Center lewat seller-id.tokopedia.com. Pilih jenis penjual (perorangan atau perusahaan), isi data, lalu unggah KTP dan NIB.
  3. Atur toko: nama toko, logo, alamat pengambilan paket, dan rekening bank untuk pencairan dana.
  4. Hubungkan akun TikTok ke toko supaya produk bisa ditampilkan di video dan LIVE.
  5. Upload produk pertama dengan foto yang jelas, nama produk yang lengkap (merek, jenis, ukuran), deskripsi, varian, harga, stok, serta berat dan dimensi paket yang akurat.
  6. Kirim pesanan pertama tepat waktu dan balas chat dengan cepat. Rating toko menentukan apa yang boleh Anda lakukan berikutnya.

Toko baru mulai dengan batas. TikTok Shop menerapkan masa penyesuaian untuk toko baru. Toko mulai di tingkat Beginner dengan batas 100 pesanan per hari dan 100 produk, lalu naik tingkat seiring performa. Batas ini hilang di tingkat Pro, setelah minimal 200 pesanan terkirim, rating toko minimal 3,5, dan toko berumur minimal 30 hari (TikTok Shop by Tokopedia).

Biaya jualan di TikTok Shop 2026

Daftar gratis, tetapi setiap pesanan yang selesai dipotong beberapa biaya. Ini biaya inti yang berlaku per 15 September 2026 (TikTok Shop by Tokopedia, Introduction to Seller Fees):

Biaya Besarnya
Komisi platform 2,5% sampai 12,2% dari (harga produk - diskon penjual), tergantung jenis penjual dan kategori
Komisi dinamis 3% sampai 8% dari (harga produk - diskon penjual), maksimal Rp60.000 per produk
Biaya proses pesanan Rp1.250 per pesanan
Biaya layanan logistik Rp540 sampai Rp5.060 per pesanan, tergantung ukuran paket dan rute

Biaya lain seperti Growth Xtra (2% sampai 4%), program PayLater, iklan GMV Max, dan komisi afiliasi hanya berlaku jika Anda ikut programnya.

Komisi dinamis membiayai akses ke program gratis ongkir dan bonus cashback. Batas maksimalnya turun menjadi Rp60.000 per produk mulai 16 September 2026, dari sebelumnya Rp650.000 (Bisnis.com, 17 September 2026). Tarifnya berbeda per kategori, misalnya 3% untuk ponsel dan elektronik, 7% untuk kecantikan, dan 8% untuk sepatu dan fashion wanita (TikTok Shop by Tokopedia, Dynamic Commission Fee).

Penjual baru tidak dikenakan biaya proses pesanan untuk 50 pesanan pertama (TikTok Shop by Tokopedia, Order Processing Fee).

Contoh hitungan. Anda menjual produk kecantikan seharga Rp100.000 tanpa diskon. Anggap komisi platform untuk kategori Anda 8% (cek tarif pasti kategori Anda di Seller Center) dan biaya logistik Rp2.000:

Ingin menghitung produk Anda sendiri? Pakai kalkulator biaya admin Shopee dan TikTok Shop, yang juga menghitung harga jual minimal agar untung.

Jadi hitung harga jual dari awal dengan memasukkan semua biaya ini, terutama untuk produk bermargin tipis.

Cara mendapat penjualan di TikTok Shop

Di TikTok, produk dijual lewat konten. Ada tiga jalur utama, dan penjual baru sebaiknya memakai ketiganya.

1. Video pendek dari akun Anda sendiri. Tunjukkan produk dipakai, bukan hanya difoto. Format yang mudah dibuat: cara pakai, sebelum dan sesudah, membuka paket, dan menjawab pertanyaan pembeli. Tautkan produk dari toko ke setiap video.

2. Siaran LIVE. LIVE memberi pembeli kesempatan bertanya langsung. Mulailah dengan jadwal tetap, misalnya dua kali seminggu di jam yang sama, supaya penonton tahu kapan harus kembali.

3. Kreator afiliasi. Kreator mempromosikan produk Anda dan mendapat komisi dari penjualan yang mereka hasilkan. Anda menentukan besar komisinya, lewat Open Collaboration (terbuka untuk semua kreator) atau Targeted Collaboration (kreator pilihan). Syaratnya: rating toko minimal 3,5 dan tidak ada pengurangan poin kesehatan akun karena barang palsu dalam 60 hari terakhir. Produk juga harus menjaga tingkat ulasan negatif dan retur karena kesalahan penjual tetap rendah (TikTok Shop by Tokopedia, Affiliate Guidelines).

Video commerce tumbuh cepat di Indonesia: transaksinya naik 90% menjadi 2,6 miliar, dan jumlah penjual naik 75% menjadi 800.000 (Google Indonesia, e-Conomy SEA 2025). Persaingannya ikut naik, jadi konten yang konsisten lebih penting daripada satu video viral.

Pembeli mulai bertanya ke AI: siapkan toko Anda

Selain menonton video, pembeli kini juga bertanya ke asisten AI seperti ChatGPT dan Gemini sebelum belanja. Asisten AI tidak menonton video Anda: yang mereka baca adalah nama produk, deskripsi, varian, harga, dan ulasan. Jadi listing yang lengkap tetap penting, bahkan di platform yang digerakkan video.

Baca juga: Cara Jualan di AI 2026, tentang apa yang terjadi di Amerika, China, dan Asia Tenggara.

Kesalahan umum penjual pemula

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah daftar TikTok Shop gratis? Ya. Pendaftaran gratis. Biaya dipotong dari setiap pesanan yang selesai.

Apakah penjual perorangan wajib punya NIB? Ya. Sesuai Permendag 19/2026, TikTok Shop meminta NIB dari penjual perorangan. Penjual yang sedang mengurusnya diberi waktu paling lama 6 bulan sejak mendaftar.

Berapa biaya admin TikTok Shop 2026? Biaya inti terdiri dari komisi platform 2,5% sampai 12,2%, komisi dinamis 3% sampai 8% (maksimal Rp60.000 per produk), biaya proses pesanan Rp1.250 per pesanan, dan biaya logistik Rp540 sampai Rp5.060 per pesanan.

Apakah toko TikTok Shop juga muncul di Tokopedia? Bisa. Sejak Seller Center gabungan diluncurkan pada 2025, penjual bisa memilih berjualan di TikTok Shop, Tokopedia, atau keduanya dari satu toko.

Apakah harus punya banyak pengikut untuk jualan di TikTok Shop? Tidak untuk mulai berjualan. Kreator afiliasi bisa mempromosikan produk Anda ke pengikut mereka, selama toko Anda memenuhi syarat rating.