Margin Adalah: Rumus Margin Keuntungan, Bedanya dengan Markup, dan Contoh untuk Jualan Online
Margin adalah keuntungan yang dinyatakan sebagai persentase dari harga jual. Jika Anda menjual produk Rp100.000 dan untungnya Rp25.000, margin Anda 25%. Margin membantu Anda membandingkan produk dengan harga berbeda dan memastikan biaya marketplace dan iklan tidak menghabiskan keuntungan.
Rumus margin
Margin (%) = (Harga jual - Biaya) / Harga jual x 100%
Ada dua margin yang paling sering dipakai:
| Rumus | Artinya | |
|---|---|---|
| Margin kotor | (Penjualan - HPP) / Penjualan | Berapa persen penjualan tersisa setelah biaya barang |
| Margin bersih | (Penjualan - HPP - semua biaya lain) / Penjualan | Berapa persen penjualan benar-benar menjadi keuntungan |
HPP (Harga Pokok Penjualan) adalah biaya untuk mendapatkan atau membuat barang. Cara menghitungnya ada di HPP Adalah.
Laba kotor adalah penjualan dikurangi HPP, dalam rupiah. Margin kotor adalah laba kotor dibagi penjualan, dalam persen.
Margin vs markup: jangan tertukar
Markup dihitung dari modal, margin dihitung dari harga jual.
Markup (%) = (Harga jual - Modal) / Modal x 100%
Margin (%) = (Harga jual - Modal) / Harga jual x 100%
Contoh: modal Rp50.000, dijual Rp75.000. Keuntungannya Rp25.000.
- Markup = Rp25.000 / Rp50.000 = 50%
- Margin = Rp25.000 / Rp75.000 = 33,3%
Ini kesalahan yang sering terjadi: penjual menaikkan harga "50% dari modal" lalu mengira untungnya 50%. Padahal dari setiap rupiah penjualan, hanya 33,3% yang menjadi keuntungan, dan itu sebelum dipotong biaya marketplace.
Tabel markup ke margin:
| Markup dari modal | Margin dari harga jual |
|---|---|
| 20% | 16,7% |
| 25% | 20% |
| 50% | 33,3% |
| 75% | 42,9% |
| 100% | 50% |
| 150% | 60% |
| 200% | 66,7% |
Kebalikannya: untuk mendapat margin tertentu dari modal, pakai rumus ini.
Harga jual = Modal / (1 - Margin)
Contoh: modal Rp50.000 dan Anda ingin margin 40%. Harga jual = Rp50.000 / 0,6 = Rp83.333.
Margin untuk penjual marketplace
Di marketplace, harga jual dipotong biaya sebelum uangnya sampai ke Anda. Jadi margin yang penting adalah margin setelah biaya marketplace.
Contoh: kaos dengan HPP Rp38.000, dijual Rp79.000 di Shopee, kategori dengan biaya administrasi 10% untuk penjual Non-Star.
| Komponen | Nilai |
|---|---|
| Harga jual | Rp79.000 |
| HPP | Rp38.000 |
| Laba kotor | Rp41.000 (margin kotor 51,9%) |
| Biaya administrasi 10% | Rp7.900 |
| Biaya proses pesanan | Rp1.250 |
| Laba setelah biaya marketplace | Rp31.850 (margin 40,3%) |
| Biaya iklan rata-rata per kaos | Rp8.000 |
| Laba bersih per kaos | Rp23.850 (margin bersih 30,2%) |
Dari margin kotor 51,9%, yang benar-benar Anda simpan 30,2%. Karena itu, hitung margin dengan semua biaya, bukan hanya harga beli. Kalkulator biaya admin menghitung laba dan margin setelah biaya Shopee atau TikTok Shop, dan bisa mencari harga jual minimal untuk target margin Anda.
Margin dan iklan. Iklan menguntungkan jika ACOS (biaya iklan dibagi penjualan dari iklan) lebih kecil dari margin Anda sebelum iklan. Dengan margin 40,3% di contoh ini, ACOS harus di bawah 40,3%. Penjelasannya di Iklan Shopee.
Berapa margin yang bagus?
Tidak ada satu angka yang benar untuk semua produk. Margin bergantung pada kategori, persaingan harga, dan berapa banyak yang Anda jual. Yang penting:
- Margin setelah semua biaya harus positif, termasuk biaya marketplace, iklan, kemasan, dan retur.
- Sisakan ruang untuk promo. Diskon 10% dari harga jual memotong 10 poin persen langsung dari margin Anda. Margin 15% yang dipotong diskon 10% tinggal 5%.
- Bandingkan dengan harga pesaing. Margin tinggi tidak berguna jika harga Anda jauh di atas pasar. Teknik riset harga ada di Cara Menentukan Harga Jual.
- Hitung ulang saat biaya berubah. Biaya marketplace berubah beberapa kali setahun, dan harga pemasok juga bisa naik.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Margin adalah apa? Keuntungan yang dinyatakan sebagai persentase dari harga jual. Rumusnya (harga jual dikurangi biaya) dibagi harga jual, dikali 100%.
Apa beda margin dan markup? Markup dihitung dari modal, margin dihitung dari harga jual. Modal Rp50.000 dijual Rp75.000 berarti markup 50% tetapi margin 33,3%.
Bagaimana cara menghitung laba kotor? Penjualan dikurangi HPP. Contoh: penjualan Rp79.000 dan HPP Rp38.000 berarti laba kotor Rp41.000.
Bagaimana menghitung harga jual dari target margin? Harga jual = modal dibagi (1 dikurangi margin). Untuk modal Rp50.000 dan margin 40%: Rp50.000 / 0,6 = Rp83.333.
Apakah biaya admin marketplace mengurangi margin? Ya. Biaya administrasi, biaya proses pesanan, dan biaya program dipotong dari harga jual, jadi margin setelah biaya marketplace lebih kecil dari margin kotor.